Pesan Populer

Pilihan Editor - 2019

Pemahaman baru tentang mengapa sel-sel kanker bergerak

Anonim

Peneliti University of Hawai'i Cancer Centre telah mengidentifikasi bagaimana beberapa sel kanker dibuat untuk bergerak selama metastasis. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kanker menyebar dan dapat menciptakan peluang baru untuk pengembangan obat kanker.

iklan


Metastasis menyebabkan kematian 90 persen pasien kanker. Penyebaran kanker oleh metastasis didorong oleh seperangkat protein mutan yang disebut onkogen yang menyebabkan sel kanker berkembang biak tak terkendali dan meningkatkan kemampuan mereka untuk bergerak. Bagaimana aktivitas onkogen secara khusus mengarahkan peningkatan gerakan dan metastasis sangat kompleks dan sebagian besar masih belum diketahui.

Joe W. Ramos, PhD, wakil direktur Pusat Kanker UH dan kolaborator berfokus pada penyelidikan bagaimana onkogen dan sinyal terkait ini menyebabkan disregulasi proses normal di dalam sel dan mengaktifkan perilaku sel kanker yang sangat mobile dan invasif.

Temuan, yang diterbitkan dalam Proceedings of National Academy of Sciences (PNAS), mendefinisikan mekanisme di mana onkogen mengaktifkan protein yang disebut RSK2 yang diperlukan untuk sel-sel kanker untuk bergerak. Ramos dan rekan menemukan bahwa protein RSK2 membentuk pusat sinyal yang mencakup protein yang disebut LARG dan RhoA. Mereka menunjukkan bahwa menyalakan hub sinyal ini mengaktifkan pergerakan sel-sel kanker. Hasil ini secara signifikan meningkatkan pemahaman tentang bagaimana sel-sel kanker dibuat untuk bergerak selama metastasis dan dapat memberikan target yang lebih tepat untuk obat-obatan untuk menghentikan metastasis kanker pada pasien di mana ada mutasi onkogenik.

"Data baru ini sangat menarik. Memblokir invasi kanker dan metastasis tetap menjadi tantangan utama dalam mengobati pasien. Kami mengantisipasi bahwa penelitian ini dapat mengarah pada peluang terapeutik baru untuk tumor otak, melanoma, dan kanker payudara antara lain. Kami saat ini fokus pada ini." peluang dan mengembangkan senyawa baru untuk menargetkan pusat sinyal ini, "kata Ramos.

Pekerjaan itu dilakukan bekerja sama dengan Michelle L. Matter, PhD, peneliti Pusat Kanker UH dalam Program Biologi Kanker.

iklan



Sumber Cerita:

Materi yang disediakan oleh University of Hawaii Cancer Centre . Catatan: Konten dapat diedit untuk gaya dan panjang.


Referensi Jurnal :

  1. Geng-Xian Shi, Won Seok Yang, Ling Jin, Michelle L. Matter, Joe W. Ramos. RSK2 menggerakkan motilitas sel oleh fosforilasi serin LARG dan aktivasi Rho GTPases . Prosiding National Academy of Sciences, 2017; 201708584 DOI: 10.1073 / pnas.1708584115